Proyek Pelebaran Jalan Cikitsu Diduga Mengunakan Kayu Bakau

BATAM, Sentinelpraja.com — Proyek pelebaran jalan dari Simpang Cikitsu hingga Bundaran SMA 3 Batam menjadi sorotan setelah ditemukan tumpukan kayu yang diduga kayu bakau di sisi gudang proyek.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai asal-usul, legalitas, serta peruntukan kayu yang berada di sekitar lokasi pekerjaan. Apakah kayu tersebut memang digunakan sebagai bagian dari konstruksi proyek, dan dari mana material itu diperoleh?

Sentinelpraja.com tidak menyimpulkan telah terjadi pelanggaran. Namun, keberadaan tumpukan kayu dalam jumlah cukup banyak layak mendapat klarifikasi terbuka dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait.

Jika benar material tersebut merupakan kayu bakau yang berasal dari kawasan pesisir atau mangrove, publik berhak mengetahui apakah pengadaan dan penggunaannya telah memenuhi ketentuan lingkungan serta perizinan yang berlaku.

Proyek infrastruktur tidak boleh hanya mengejar pelebaran jalan, tetapi juga harus memastikan setiap material yang digunakan memiliki asal-usul dan legalitas yang jelas.

  • Kini pertanyaan publik mengarah pada satu hal: kayu-kayu tersebut sebenarnya berasal dari mana dan digunakan untuk apa?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *